Senin, 30 Mei 2016

proposal terbaru 2016

PENGARUH PEMANFAATAN KOLEKSI LOCAL CONTENT  TERHADAP KEGIATAN PENELITIAN MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI/TUGAS AKHIR DI PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA  BANDA ACEH

A.  Latar belakang masalah
1.    Latar Belakang
       Pada dasarnya, perpustakaan Balai Bahasa Banda Aceh adalah perpustakaan khusus yang mempunyai koleksi-koleksi khusus seperti kebahasaan  kesastraan dan kebudayaan yang mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahasa, sastra, dan budaya masyarakat. Oleh karena itu, perpustakaan khusus Balai Bahasa Banda Aceh berusaha untuk mengenalkan atau mempublikasikan koleksinya kepada masyarakat.
Perpustakaan Balai Bahasa Banda Aceh Adalah satu-satunya Perpustakaan khusus yang berada di Provinsi Aceh  di Jln. Panglima Nyak Makam 21, lampineung, Banda Aceh.
1.Perpustakaan khusus
          Perpustakaan khusus merupakan perpustakaan yang memiliki koleksi-koleksi perpustakaan yang khusus, yang digunakan sebagai sarana penunjang kegiatan suatu lembaga dan instansi.    
Menurut Sulistyo Basuki[1] Perpustakaan khusus adalah perpustakaan yang diselengarakan oleh sebuah dapartemen, lembaga, lembaga Negara, lembaga penelitian, Organisasi massa, Militer, Industri maupun perusahaan swasta”. Adapun tugas dari perpustakaan khusus adalah melayani keperluan badan tersebut dengan menyediakan koleksi buku untuk para ahli dan penelitian yang tergabung pada badan tertentu dan memberi keterangan biografi yang cepat dan tepat serta mengadakan penelusuran literatur atas permintaan. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan localcontent pada perpustakaan khusus adalah karya ilmiah berupa skripsi, tugasakhir,dan/atau kertas karya yang dihasilkan oleh mahasiswa, dankarya ilmiah yang dihasilkan oleh  karyawan bisa  berupa  artikel  dan   laporan penelitian.
2. Pengaruh adalah suatu proses pengenalan seseorang untuk mengetahui dan memahami tentang suatu objek seperti, (gagasan, manusia, benda, peristiwa dan gejala) melalui panca indra. Dengan melalui persepsi dapat menciptakan dan memberikan suatu makna nilai terhadap objek yang dimaksud dengan memperlihatkan sifat khas dari objek tersebut. Hasil pengaruh  bisa berupa tanggapan atau penilaian yang berbeda dari tiap individu.
    3. koleksi local content Perpustakaan Balai Bahasa yang berupa skripsi/tugas akhir atau kertas karya yang dihasilkan mahasiswa. Sedangkan untuk karya ilmiah yang dihasilkan oleh karyawan seperti artikel dan laporan  penelitian. dari mahasiswa dan karyawan.  Alasan   dari   penyimpanan skripsi dan tugas akhir diperpustakaan  adalah untuk melaksanakan undang-undang No. 43 Tahun 2007[2] tentang Pepustakaan yang berbunyi: Perpustakaan sebagai institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem  yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Dalam hal ini koleksi local content diperlukan untuk mendapatkandata referensi atau informasi mengenai penelitian sebelumnya  sehingga memudahkan mahasiswa dalam menulis skripsi/ tugas akhir. Selama ini belum pernahdikajisecara khususmengenaibagaimana pengaruh pemanfaatankoleksi khusus (local content)terhadap kegiatan penelitianmahasiswayang sedang mengerjakan skripsi atau tugas akhir di Perpustakaan Balai Bahasa.
Menurut sulistyo basuki,[3] yang dimaksud dengan koleksi lokal adalah”koleksi buku.peta, cetakan, ilustrasi dan materi lainya yang berkaitan koleksi khusus.
Menurut Liauw[4]menggambarkan tentang local content sebagai berikut: Muatanlokal = Literatur kelabu + Koleksi lokal atau LocalContent= Grey Literature+ LocalCollection. Dalam Harrodslibrarians’glossaryandreferencebook literatur kelabu adalah bahan-bahan perpustakaan yang tidak dipublikasikan melalui publikasi formal (semi-published) atau tidak tersedia secara komersial.
MenurutLiauw.Visi Pustaka koleksi lokal didefinisikan sebagai bahan-bahan perpustakaan yang berhubungan dengan lokasi atau tempat dari perpustakaan dimana koleksi local tersebut disimpan.
            Berdasarkan definisi beberapa ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa local content pada perpustakaan khusus adalah karya ilmiah berupa Disertasi, Tesis, Skripsi/Tugas Akhir, atau Kertas Karya yang dihasilkan oleh mahasiswa, masyarakat,dan kariyawan kantor berupa artikel dan laporan penelitian.
4.Kegiatan PenelitianMahasiswaTingkatAkhir.
            Menurut Dharminto[5] suatu penelitian  dapatdiperincidalamtujuhtahap yang satu  samlaisaling  bergantung  dan  salingberhubungan.  Adaputujuh   tahaitu   sebagai berikut:
1)  Perencanaan
2)  Pengkajian   secara   teliti   terhadap   rencana penelitian
3)  Pengambilan contoh atau sampling
4)  Penyusunan daftarpertanyaan
5)  Kerjalapangan
6)  Editingdan coding
7)  Analisis danlaporan

Dalam melakukan penelitian untuk menulis skripsi/tugas akhir, mahasiswa harus memahami permasalahan, metode penelitian yang akan diambil, sistematika penulisan skripsi/ tugasakhirdan mengkaji penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan  tema  penelitian.   Seringkalmahasiswa tingkatakhir memanfaatkan koleksi local content untuk  mengkaji penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan tema penelitian yang diambil dan sebagai sarana untuk menambah wawasan berkaitan dengan penulisan skripsi.
            Dari uraian di atas, penulis tertarik untuk mengetahui  pengaruh pemanfaatan koleksi local content terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi/tugas akhir di perpustakaan balai bahasa  banda aceh. Oleh karena itu, ingin rasanya mencoba mengambil judul penelitian. pengaruh pemanfaatan koleksi local content terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi/tugas akhir di perpustakaan.





B.  Rumusan masalah
1.Bagaimana pengaruh koleksi local content   dalam   kegiatan   penelitian
Mahasiswayang sedang mengerjakanskripsiatau tugasakhir?
2.Apakah semua mahasiswa tingkat akhir Universitas yang berada di Banda Aceh pernah memanfaatkankoleksi local contentdi Perpustakaan Balai Bahasa?


C.    Tujuan penelitian dan kegunaan peneliti
1.      Tujuan peneliti
Adapun tujuan penelitian ini yaitu, sebai berikut:
1.      Untuk mengetahui bagaimanapengaruhkoleksilocal contentterhadap mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi atau tugas akhir di Balai Bahasa.

2.      Untuk mengetahui Apakah semua mahasiswa tingkat akhir dari berbagai Universitas yang Berada di Banda Aceh pernah memanfatkan koleksi local content diperpustakaan balai bahasa.
D.   Manfaat Penelitian
Adapun kegunaan penelitian ini adalah sebagi berikut:
1.      Secara teoritis
     Penelitian ini diharapkan mampu menambah khasanah keilmuan dari bidang pustakwan. Dan juga sebagai bahan bacaan atau referensi bagimahasiswa/mahasiswi yang igin mengkaji judul yang berkaitan dengan judul yang sama.
    

2.      Secara praktis
           Penelitian ini di harapkan mampu menjadi acuan dasar pada akademisi, peneliti dan pustakawan yang ingin mengkaji tentang pemanfaatan koleksi local content terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi/tugas akhir di perpustakaan balai bahasa Banda Aceh serta perpustakaan lainya. Dan juga di harapkan dapat  di manfaatkan oleh instansi yang bersangkutan sebagai bentuk media publikasi dan persuasif bagi para pengguna dan pengunjung baik  dalam wilayah aceh maupun di luar.
E.     Penjelasan istilah
Menjelaskan istilah-istilah yang digunakaan dalam judul tulisan ini menjadi hal penting terhadap penelitiaan ini, agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda. Adapun istilah-istilah tersebut sebagai berikut:
a.       pengaruh
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia pengaruh merupakan daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang, benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang.
b.      Pemanfaatan
                        Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi keempat, pemanfaatan adalah proses, cara, perbuatan memanfaatkan. Pemanfaatan berasal dari kata dasa rmanfaat yang berarti guna, faedah, laba, untung. adapun kata memanfaatkan berartmenjadikan ada manfaatnya (gunanyadsb). Jadi pemanfaatan adalah suatu cara atau perbuatan untuk mendapatkan manfaat.
Menurut   Hajiri [6]pemanfaatan koleksi perpustakaan dapat digolongkan kedalam dua golongan yaitu:
a.   Pemanfaatan di luar perpustakaan (out of library) Pemanfaatan jenis ini adalah peminjaman koleksi perpustakaan, koleksi dibawa keluar perpustakaan dan terjadi  transaksi peminjaman atau sirkulasi.
b. Pemanfaatan di dalam perpustakaan (in libraryuse) Pemanfaatan koleksi didalam perpustakaan adalah penggunaan koleksi di dalam perpustakaan tanpa terjadi transaksi peminjaman. Penelitian pemanfaatan koleksi di dalam perpustakaan penting untuk memenuhi kekurangan yang terdapat pada penelitian data sirkulasi.Penelitian pemanfaatan koleksi didalam perpustakaan penting terutama bagiperpustakaan perguruantinggi yang memiliki koleksi yang tidak boleh dibawa keluar perpustakaan seperti koleksi local content dan selain itu tingkat pemanfaatan koleksi di dalam perpustakaan cukup tinggi.
c.       Koleksi local content
            Menurut Saleh[7] koleksi perpustakaan adalah buku yang mencakup pengertian yang luas termasuk buku itu sendiri, majalah, laporan, pamflet, prosiding, manuskrip, lembaran musik, berbagai karya media audiovisual seperti film, microfis, dan mikro buram. Semua bahan itu disebut koleksi perpustakaan yang diadakan oleh pihak perpustakaan baik dengan cara membeli, tukar- menukar,maupun hadiah untuk digunakan oleh pembaca atau pengguna perpustakaan. Jadi koleksi perpustakaan adalah semua bahan pustaka yang diadakan oleh pihak perpustakaan baik dengan cara membeli, tukar-menukar maupun hadiah. Dalam layanan koleksi khusus (local content) diperpustakaan Balai Bahasa, pengadaan koleksi local content berasal dari hasil penelitian mahasiswa dan dosen. Local content yang akan  dibahas sebagai mana judul diatas ialah skripsi dan laporan penelitian
d.      Kegiatan  Penelitian  MahasiswTingkat Akhir
Menurut Sulistyo Basuki[8] penelitian adalah penyidikan atau pemeriksaan sungguh-sungguh, khususnya investigasi atau eksperimen yang bertujuan menemukan dan menafsirkan fakta, revisi atas teori atau dalil yang telah diterima. Salah satu syarat untuk menyelesaikan studi diperguruan tinggi adalah mahasiswa harus melakukan penelitian dan menulis hasil penelitian yang sesuai dengan bidang studi yang telah diambil .Hasil penelitian mahasiswa tingkat akhir tersebut biasa disebut dengan skripsi atau tugas akhir.      LataBelakang  dan  Tujuan  Memanfaatkan Koleksi Skripsi/TugasAkhir Latar  belakang   informan   memanfaatkan  koleksi local content bermacam-macam antara lain: adalah untuk  mendapatkan referensi dan rujukan terkait skripsi atau tugas akhir yang informan tulis dari skripsi/ tugas akhir yang ada di koleksi  local content, selain itu juga untuk melihat format susunan penulisan tugas akhir sehingga bias menjadi gambaran/pedoman dalam penulisan tugasakhir, mendapatkan gambaran skripsi yang dibimbing oleh dosen pembimbingnya itu seperti apa, sehingga bisa buat acuan mengenai cara penulisan skripsi yang dibimbing oleh dosen yang sama dengan dosen pembimbing nya sekarang dan sebagai bahan perbandingan untuk menyempurnakan penulisan skripsi nya.
     Kegiatan  Pemanfaatan  Koleksi  Skripsi  dan Tugas Akhir Informan mulai sering memanfaatkan koleksi local content ketika memasuki awal bab baru dalam penulisan skripsi/tugas akhir, ketikmengerjakan bab 2 dan ketika mau bimbingan.Rata-rata informan memanfaatkan koleksi local content antara satu  sampai dua jam dan biasanya mereka  cukup mencatat poin-poinnya  saja, teori yang dibutuhkan dan daftar pustaka. Selebihnya dikembangkan sendiri di rumah.Rata-rata informan memanfaatkan antara dua sampai tiga buah skripsi dalam sekali kunjungan.
F.     Metode Penelitian
a.       Rancangan penelitian
Metode penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang berarti data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan datat ersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi dan dokumen resmi lainnya. Sehingga yang menjadi tujuan dari penelitian deskriptif kualitatif ini adalah ingin menggambarkan realita empirik dibalik fenomena secara mendalam, rincidan tuntas.Oleh karena itu penggunaan pendekatan dalam penelitian ini  adalah dengan mencocokkan antara realita empirik dengan teori yang berlaku dengan menggunakan metode deskriptif.
      Menurut Moleong.[9] Setiap mahasiswa tingkat akhir mendapatkan pengaruhyang berbeda-beda terhadap kegiatan pemanfaatan   koleksi khusus (local content) yang dilayankan oleh perpustakaanFakultasIlmuBudaya. Olehkarenaitupeneliti memilih jenis penelitian studkasus  yang   merupakan   kajian   mendalam tentang peristiwa,lingkungandansituasitertentu yang memungkinkanmengungkapkan atau memahamisesuatu hal.
b.      Lokasi dan waktu Penelitian
            Penelitian ini dilaksanakan di Perpustakaan Balai Bahasa Banda Aceh yang beralamat di Jln. Panlima Nyak Makam 21,lampineung, Banda Aceh.
c.       Objek dan SubjekPenelitian
      Objek  penelitian  dalam  penelitian  ini  adalah pemanfaatan koleksi local content sedangkan subjek penelitian adalah individu, benda, atau organism yang dijadikan sumber informasi yang dibutuhkan dalam pengumpulan data penelitian.
Menurut Idrus[10]. Subjek yang dimaksud dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang berkunjung atau memanfaatkan layanan koleksi khusus (local content) di Perpustakaan Balai Bahasa Banda Aceh.



d.      Teknik PengumpulanData
1.      Observasi
Observasi adalah penelitian yang langsung berhubungan kelapangan dengan tujuan mengamati situasi kindisi objek yang akan di kaji oleh sipeneliti.
Menurut Djam’an Satori, Aan Komariah. Observasi merupakan pengamatan langsung terhadap objek untuk mengetahui keadaan objek, situasi, konteks dan maknanya dalam upaya mengumpulkan data penelitian.[11] Menurut Sugiono. Dalam penelitian ini jenis observasi yang digunakan adalah observasi partisipatif yakni peneliti terlibat dalam melakukan kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan sebagai sumber data.[12]
2.      Wawancara
Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi yang digali dari sumber data langsung melalui percakapan atau tanya jawab. Jenis wawancara yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara semiterstruktur. Tujuan dari  wawancara jenis ini adalah untuk menemukan permasalahan secara lebih terbuka, di mana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat dan ide-idenya.
Menurut Lexy J. Meleog. Metode wawancara adalah suatu proses tanya-jawab ayang dilakukan dalam mendapatkan data yang berlangsung secara lisan dengan informan.[13]Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi yang digali dari sumber data langsung melalui percakapan atau tanya jawab. Jenis wawancara yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara semiterstruktur. Tujuan dari  wawancara jenis ini adalah untuk menemukan permasalahan secara lebih terbuka, di mana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat dan ide-idenya.
Menurut Narbuko. Metode wawancara ( Interview) Wawancara adalah proses tanya-jawab dalam mendapatkan data yang berlangsung secara lisan.[14]Jenis wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, yaitu wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Wawancara dilakukan kepada informan pemustaka terhadap pemanpaatan koleksi local kontent di perpustakaan Balai bahasa Banda
Menurut Lsuharsimi Arikunto. Wawancara tersebut bertujuan untuk memperkuat hasil penelitian yang diperoleh dari data hasil pengolahan informan.[15]
Dalam melakukan wawancara, peneliti perlu mendengarkan secara teliti dan mencatat apa yang dikemukakan oleh informan. Menurut Djam’an Satori, Dalam pelaksanaanya wawancara ini mengajukan pertanyaan secara bebas, pokok-pokok pertanyaan yang dirumuskan tidak perlu dipertanyakan secara berurutan dan pemilihan kata-katanya juga tidak baku tetapi dimodifikasi pada saat wawancara berdasarkan situasinnya.[16]
3.      Dokumen kuensioner .
Dokumen kuensioner  merupakan salah satu dari teknik pengumpulan data kualitatif. Kuesioner menggunakan pertanyaan untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat yang mendukung teori dan informasi yang dibutuhkan untuk penulisan proposal penulis.

a.       Teknik Analisis Data
Analisa data merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penelitian. Dalam penelitian ini mengunakan teknik analisa deskriptif kualitatif.
Menurut Mardalis, Analisis deskriptif kualitatif adalah suatu tehnik yang menggambarkan dan menginterprestasikan arti data-data yang telah terkumpul dengan memberikan perhatian dan merekam sebanyak mungkin aspek situasi yang diteliti pada saat itu, sehingga memperoleh gambaran secara umum dan menyeluruh tentang keadaan sebanarnya. Teknik ini bertujuan untuk memperoleh informasi-informasi mengenai keadaan saat ini dan melihat kaitan variable-variable yang ada.[17]




DAFTAR PUSTAKA
1.      Sulistyo Basuki, 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama), hlm, 49,
2.      [1]Undang-Undang RI No.43 Tahun 2007 . (tentang Perpustakaan),pasal1ayat1.
3.      Basuki,Sulistyo.2001.”LocalContent:HartaKarun yangTersembunyi” disampaikan dalam Seminar /LokakaryaNasional “Local Content: PerubahanParadigmadiBidang Informasi” diUniversitas Kristen Petra, Surabaya, 29s.d 30Agustus 2001.
4.      Liauw  Toong, Tjiek Open Acces: Menyuburkan  Plagiarisme(Dalam Visi Pustaka volume 11 No. 2 Agustus 2009), hlm.19.
5.      Hajiri, Moch.Isra.EvaluasiPemanfaatan KoleksiKitabKuning diPerpustakaan InstitutAgamaIslam Negeri (Antasari: Banjarmasin 2011), hlm 11.
6.      Saleh, menajemen perpustakaan (jakarta: pt.hidakarya 1996) hlm 2
7.      Sulistyo Basuki, MetodePenelitian. (Jakarta: WedatamaWidyaSastra, 2006), hlm 35.
8.      Moleong,Lexy J.Metode Penelitian Kualitatif. (Bandung:Remaja Rosda Karya 2004), hlm:131.
9.      Idrus, Muhammad,  Metode Penelitian Ilmu Sosial. (Jakarta:2009Erlangga), hlm 91.
10.  Djam’an Satori, Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung : Affabeta, 2011), hlm. 105. Dalam  http:// Journal.unair.ac.id/filerPDF/lnb9224b4895full.pdf
11.  Sugiono, Metode Penelitian Bisnis, (Bandung : Alfabeta, 2008), hlm.  64. Dalam http://journal.unair.ac.id/filerPDF/lnb9224b4895full.pdf
12.  Lexy J. Meleog, Metodeologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007), hal. 186.
13.  Narbuko, Cholid.  Metodologi Penelitian, ( Jakarta: Bumi Aksara: 2002), hlm. 83.
14.    Lsuharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi. (Jakarta: Rineka Cipta, 2002), hlm. 201.
15.  Djam’an Satori, Aan Komariah.  Metodologi Penelitian Kualitatif.  ( Bandung : Affabeta, 2011), hlm. 135. Dalam  http: // Journal.unair.ac.id/filer PDF/lnb9224b4895full.pdf
16.  Mardalis, Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal,  (Jakarta : Bumu  Aksara,  2003), Hlm. 26 Dalam  http:// Journal.unair.ac.id/filerPDF/lnb9224b4895full.pdf
17.  Dharminto.2007.MetodePenelitiandanPenelitian Sampeldiakses di http://eprints.undip.ac.id
21 Mei2013.







[1]Sulistyo Basuki, Pengantar Ilmu Perpustakaan. (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.1991), hlm, 49.


                [2]Undang-Undang RINo.43 Tahun 2007 . (tentangPerpustakaan),pasal1ayat1.

                [3]Basuki,Sulistyo.2001.”LocalContent:HartaKarunyangTersembunyi” disampaikan dalam Seminar/LokakaryaNasional “Local Content: PerubahanParadigmadiBidang Informasi” diUniversitas Kristen Petra, Surabaya, 29s.d 30Agustus 2001.

[4]Liauw  Toong, TjiekOpen Acces: Menyuburkan  Plagiarisme(Dalam VisiPustaka volume 11 No. 2 Agustus 2009), hlm.19
[5]Dharminto.2007.MetodePenelitiandanPenelitianSampeldiakses di http://eprints.undip.ac.id
21 Mei2013.

           
[6]Hajiri, Moch.Isra.EvaluasiPemanfaatan KoleksiKitabKuning diPerpustakaan InstitutAgamaIslam Negeri(Antasari:Banjarmasin 2011), hlm 11.

[7]Saleh, menajemen perpustakaan (jakarta: pt.hidakarya 1996) hlm 2

[8] SulistyoBasuki, MetodePenelitian.(Jakarta: WedatamaWidyaSastra, 2006), hlm 35.


            [9] Moleong,Lexy J.Metode PenelitianKualitatif. (Bandung:Remaja Rosda Karya 2004), hlm 131.

[10]Idrus, Muhammad, Metode PenelitianIlmuSosial. (Jakarta:2009Erlangga), hlm 91.

[11]Djam’an Satori, Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Affabeta, 2011), hlm. 105. Dalam  http:// Journal.unair.ac.id/filerPDF/lnb9224b4895full.pdf


[12]Sugiono, Metode Penelitian Bisnis, (Bandung : Alfabeta, 2008), hlm.  64. Dalam http://journal.unair.ac.id/filerPDF/lnb9224b4895full.pdf


[13]Lexy J. Meleog, Metodeologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007), hal. 186.

[14]Narbuko, Cholid. Metodologi Penelitian,( Jakarta: Bumi Aksara:2002), hlm. 83.

[15]  Lsuharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi. (Jakarta: Rineka Cipta, 2002), hlm. 201.


[16]Djam’an Satori, Aan Komariah.  Metodologi Penelitian Kualitatif.  ( Bandung : Affabeta, 2011), hlm. 135. Dalam  http: // Journal.unair.ac.id/filer PDF/lnb9224b4895full.pdf

[17]Mardalis, Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal,  (Jakarta : Bumu Aksara, 2003), Hlm. 26Dalam http:// Journal.unair.ac.id/filerPDF/lnb9224b4895full.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar